Wikipedia
Hasil penelusuran
Minggu, 27 Desember 2015
Fakta Unik: Wikipedia Vs Encyclopaedia Britannica
Fakta Unik: Wikipedia Vs Encyclopaedia
Britannica
http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=3990
Dulu ketika zaman kakek nenek kita masih muda,
seringkali di rak-rak lemari buku mereka ditemukan
jejeran buku-buku tebal nan mahal, Encyclopaedia
Britannica. Saat ini Encyclopaedia Britannica harus
bertarung dengan keras dengan The Encarta Reference Library yang
menggunakan media cakram (CD atau DVD), atau yang paling bikin
jantung para petinggi Encyclopaedia Britannica kebat kebit adalah
munculnya ‘The Baby Boomer' Wikipedia.
Padahal ensiklopedia yang lahir pad a tahun 1768 ini ibaratnya tanpa
ada sparring partners yang sepadan. Kelahiran teknologi digital yang
diikuti dengan booming internet membuat Encyclopaedia Britannica
harus mati-matian mempertahankan eksistensinya. Bahkan Robert
McHenry, mantan pemimpin reda ksi Encyclopaedia Britannica
berteriak bahwa menggunakan Wikipedia terasa seperti mengunjungi
WC umum. Dan semuanya sepertin ya tidak ada gunanya. Dengan
jumlah pengakses yang dimiliki wi kipedia yang lebih dari 80 juta
orang per hari, musykil rasanya Encyclopaedia Britannica akan tetap
bertahan hidup, kecuali melakukan reformasi total dari model bisnis
yang ada.
Berikut ini adalah sejumlah fakta unik yang berkaitan dengan
pertempuran antara Wikipedia dan Encyclopaedia Britannica:
1. Sampai saat ini, Wikipedi a telah menyajikan sekitar 2.020.000
lebih artikel dalam bahasa Inggris dan lebih dari 3,6 juta
lebih artikel dari bahasa lain yang ada di seluruh dunia.
Untuk Wikipedia versi Indonesia, telah menyajikan hampir 67
ribu artikel dengan 48 ribu l ebih pengguna yang terdaftar.
Jumlah ini mengalahkan Encyclopaedia Britannica yang
memuat lebih dari 120 ribu artikel online di situsnya, atau The
Encarta Reference Library yang hanya memuat sekitar lebih
dari 75 ribu artikel.
2. Karena sifatnya yang open-content, maka menjadi sasaran
kritik dari berbagai pihak, terutama pihak yang menganut
ensiklopedia tradisional. Merek a beranggapan bahwa sifatnya
yang open-content ini akan merusak isi informasi yang ada,
dan cenderung untuk dimanfaatk an oleh pihak-pihak tertentu
untuk kepentingan tertentu. Namun, tahukah Anda, bahwa
beberapa tahun yang lalu seorang remaja berusia 12 tahun
menemukan beberapa kesalahan di Encyclopaedia Britannica,
namun perbaikannya baru bisa dilakukan saat ensiklopedia
tersebut dicetak ulang. Sedangkan apabila hal tersebut terjadi
di Wikipedia, maka perbaikan tersebut dapat dilakukan segera!
3. Aturan yang diterapkan oleh pengelola Wikipedia cukup
sederhana, yaitu sebuah artikel harus memunculkan sudut
pandang yang netral alias tidak memihak, paling tidak bisa
diterima oleh semua pihak. Dan dampak dari aturan itu adalah
membanjirnya artikel-artikel di Wikipedia hingga sepuluh kali
lipat dalam setiap tahunnya! Lebih hebatnya lagi, lebih dari 50
ribu orang telah menulis dan menyunting artikel-artikel
tersebut, dan kira-kira sekitar 3 ribu orang bekerja bagi
Wikipedia untuk mengedit lebih dari 100 artikel per bulannya.
Dan mereka semua itu tidak dibayar alias bekerja secara
sukarela!
4. Para pengritik Wikipedia ternyata tidak pernah menyerah. Para
penganut ensiklopedia tradisi onal ini menganggap Wikipedia
tidak akan mampu membuat standar baku dalam penulisan
artikelnya, seperti yang dilakukan oleh ensiklopedia tradisional
pada umumnya. Namun kritikan itu dijawab dengan tampilan
Wikipedia yang lebih komprehensif. Wikipedia tidak hanya
berisi artikel-artikel belaka, tapi juga menyediakan link-link lain
dari sumber yang berbeda untuk dijadikan referensi
pembanding, sehingga sifatnya lebi h kepada peta jelajah. Hal
ini didasarkan pada pemikiran bahwa Wikipedia tidak 100%
memberi jaminan akurasi terhadap suatu artikel. Inilah justru
kelebihan dari Wikipedia dibanding ensiklopedia tradisional.
5. Pertempuran Wikipedia versus Encyclopaedia Britannica
ternyata memang sudah mencapai taraf yang ‘kekanak-
kanakan'. Coba saja kalau A nda membuka Wikipedia dan
mengetikkan kata ‘Encyclopaedia Britannica', maka akan
muncul ulasan mengenai ensik lopedia ini. Namun cobalah
Anda melakukan hal yang sebaliknya, bukalah situs
Encyclopaedia Britannica dan keti kkan nama ‘Wikipedia', maka
sampai mati pun Anda tidak akan menemukan arti kata
tersebut!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar