Wikipedia
Hasil penelusuran
Minggu, 27 Desember 2015
Fakta Unik: Perang, Bencana Kemanusiaan
Fakta Unik: Perang, Bencana Kemanusiaan
http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=3807
Clausewitz, bapak ilmu perang modern, mengatakan perang adalah
kelanjutan lain dari politik. D engan kata lain perang hanyalah salah
satu strategi politik suatu pihak atau negara. Namun yang tidak
pernah bisa kita bayangkan adalah dampak yang ditimbulkan dari
perang itu sendiri. Ibarat pepatah, kalah jadi abu, menang jadi arang.
Tidak ada kemenangan yang hakiki dalam suatu peperangan. Dalam
sejarah juga mencatat manusia memang tidak pernah belajar dari
kehancuran peradaban yang diakibatkan oleh mereka sendiri.
Bagaimanapun perang bukanlah suatu solusi yang tepat dalam
menyelesaikan suatu masalah. Na mun perang tidak bisa dihindari
apabila salah satu pihak mengan cam jiwa dan kedaulatan wilayah
pihak lain. Dan seringkali perang di mulai dari hal-hal yang sifatnya
sepele. Nafsu memiliki, keserakaha n, gila kekuasaan, hingga nafsu
berekspasi lebih sering mendomi nasi daripada hanya sekedar
membela diri. Fakta-fakta berikut in i mungkin bisa menjadi pelajaran
bagi kita semua bahwa atas nama apapun, peperangan tetaplah
merupakan bencana kemanusiaan yang paling mengerikan di muka
bumi ini:
1. Perang Vietnam (1957 - 1975)
merupakan aib bagi
bangsa Amerika Serikat.
Mengapa tidak, p erang ini telah
membuat Amerika Serikat babak
belur, baik luar maupun dalam.
Di medan perang, tentara AS
yang sangat perkasa di Perang
Dunia ke-2 benar-benar dibuat tak berdaya oleh keuletan
tentara Vietnam Utara (NVA) dan milisi yang biasa disebut
Vietcong (VC). Meski tentara AS telah mengembangkan
persenjataan yang sangat canggih (penggunaan rudal air-to-air
adalah yang pertama kali di dunia digunakan dalam suatu
peperangan), tetap aja mereka tak berdaya menghadapi taktik gerilya yang diterapkan NVA dan VC. Gara-gara taktik gerilya
itu, AS harus mengeluarkan dana perang yang sangat besar
untuk mendukung tentara AS di Vietnam. Dan itu menimbulkan
protes keras di dalam negeri sendiri. Gelombang protes silih
berganti menuntut pemerintah menarik pasukan AS dari
Vietnam. Perang yang berlang sung selama 18 tahun yang
merupakan perang terlama yang pernah dialami oleh AS. Dan
tahukah Anda, Ho Chi Minh, Pemimpin Besar Vietnam Utara
ternyata belajar menggunakan taktik gerilya dari bukunya Abdul
Haris Nasution yang fenomenal, Strategy of Guerrilla Warfare .
Selain diterjemahkan ke berbag ai bahasa asing, karya ini
menjadi buku wajib akademi militer di sejumlah negara,
termasuk sekolah elite militer dunia, West Point , Amerika
Serikat.
2. Perang Jawa atau lebih dikenal dengan
Perang Diponegoro (1825-1830) ternyata
dipicu oleh hal yang sederhana, yaitu
penancapan tonggak-t onggak pembuatan
jalan rel kereta api. Pada masa itu, Belanda
tengah giat-giatnya membangun rel kereta api yang melewati
daerah Tegalrejo di Jawa T engah. Rupanya di salah satu
sektor, Belanda tepat melintasi makam dari leluhur Pangeran
Diponegoro. Hal inilah yang membuat Pangeran Diponegoro
marah luar biasa, dan memutusk an untuk mengangkat senjata
melawan Belanda. Namun penyebab perang tersebut
sebenarnya merupakan akumulas i semua permasalahan yang
ada, seperti pajak yang tinggi, campur tangan Belanda dalam
urusan istana Yogya, hingga permasalahan ketidakpuasan di
kalangan istana itu sendiri.
3. Sampai sekarang tidak ada yang tahu pasti kapan
terjadinya Perang di
Kurukshetra. Pertempuran
tersebut tidak diketahui
dengan pasti kapan terjadinya,
sehingga kadang-kadang
disebut terjadi pada "Era
Mitologi". Beberapa
peninggalan puing-puing di Kurukshetra (seperti misalnya benteng) diduga sebagai bukti
arkeologinya.Para sarjana berus aha mencari tahu pada tahun
berapa sebenarnya perang di Kuru kshetra terjadi. Mereka
menggunakan catatan dalam Mahabharata, memperhitungkan
posisi benda langit, menggunakan sistem kalender, bahkan
sampai melakukan analisa radiokarbon. Ada yang
memperkirakan perang besar itu terjadi pada tahun 900
SM. Pertempuran Sepuluh Raja, pertempuran antara Raja
Bharata bernama Sudas dan perseri katan sepuluh suku yang
muncul dalam Rgveda, dipercay a sebagai asal mula mitologi
perang di Kurukshetra terjadi. Beberapa arkeolog India
mencoba mencari tahu kapan sebenarnya perang di
Kurukshetra terjadi, seperti penelitian belanga yang ditemukan
di Ganges. Penelitian radiokarbon menunjukkan artifak tersebut
berasal dari periode 800 - 350 SM.
4. Dalam lintasan sejarah, selain perang Salib ( the crusade ),
mungkin belum ada tragedi yang begitu dahsyat dampak
jangka panjangnya bagi peradaban dunia. Perang ini telah
melibatkan seluruh kekuatan Barat-dalam hal ini Kristen-
melawan Imperium dinasti Abbasiyah-
dalam kaitannya dengan Islam. Perang
ini terjadi dari tah un 1099 sampai 1291
M sehingga merupakan perang terbesar
dan terlama sepanjang masa.
Dampaknya pun sangat luar biasa
hingga kini. Peristiwa runtuhnya gedung
WTC (11/8) adalah bukti jejak-jejak
dampak dari perang salib tersebut.
Padahal perang tersebut lebih banyak
mengarah pada unsur politisnya
daripada unsur keyakinan. Agama
akhirnya dijadikan alat pembenaran demi melegalisasi perang
tersebut.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar