Wikipedia
Hasil penelusuran
Minggu, 27 Desember 2015
Fakta Unik: Penerima Nobel Sastra
Fakta Unik: Penerima Nobel Sastra
http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=3618
Mendapat Nobel di bidang Sast ra merupakan pencapaian tertinggi
bagi para insan sastra di seluruh dunia. Selain itu bagi mereka yang
mendapat Nobel tersebut tidak hanya dinilai dari kualitas dan tata
penulisannya saja, tapi juga d ilihat seberapa besar pengaruh tulisan
tersebut, baik bagi dunia sastra maupun sistem sosial, budaya,
bahkan politik pada masanya. Berat bukan?
Nah, makanya itu mereka yang medapat Nobel bidang sastra ini rata-
rata memiliki kepribadian dan kehi dupan yang unik punya. Mungkin
beberapa fakta berikut bisa menj adi gambaran kecil seperti apa sih
orang-orang yang mendapat Nobel itu:
1. Tidak ada orang India yang tidak mengenal Rabindranath
Tagore, seorang Brahmo Samaj,
penyair, dramawan, filsuf, seniman,
musikus dan sastrawan Bengali. Ia
terlahir dalam keluarga Brahmana
Bengali, yaitu Brahmana yang
tinggal di wilayah Bengali, daerah
di anakbenua India antara India
dan Bangladesh. Tagore
merupakan orang Asia pertama
yang mendapat anugerah Nobel
dalam bidang sastra (1913).
Memiliki pengaruh yang sangat luar
biasa, tidak hanya di India saja, tapi juga meluas hingga ke
Eropa. Banyak karya-karya sast ra beliau diterjemahkan dalam
berbagai bahasa. Dan percaya at au tidak, nama Rabindranath
Tagore diabadikan di salah satu ruas jalan di kota Surakarta.
Pandangan Tagore soal pendidikan ternyata mempengaruhi
sejumlah tokoh nasional, sa lah satunya adalah Ki Hajar
Dewantara.
2. Salah satu penerima nobel bidang sastra yang paling
kontroversial adalah Sir Winston Leonard Spencer Church Mantan Perdana Menteri di era Perang
Dunia kedua ini dianugerahkan Hadiah
Nobel dalam penulisan untuk
kepakarannya dalam penulisan riwayat
dan sejarah dan juga kepintarannya
berucap dalam mempertahankan nilai
kemanusiaan yang tinggi pada tahun
1953. Padahal dialah sang arsitek
pendaratan dan penyerangan Gallipoli
di Dardanella waktu Perang Dunia
Pertama yang menewaskan hampir
seperempat juta nyawa prajurit dan Oom Churchill ini sangat
menentang kemerdekaan India keti ka masih dijajah Inggris.
Namun berkat Perangnya melawan Hitler bersama sekutu
abadinya, Amerika, yang membuat namanya melambung tinggi,
hingga tulisannya itu diganjar Hadiah Nobel.
3. Salah satu penulis paling je nius yang pernah lahir pada abad
ke-20 adalah Ernest Miller
Hemingway. Karya tulisnya yang
paling fenomenal adalah trilogi besar
yang terdiri dari The Sea When Young ,
The Sea When Absent dan The Sea in
Being (yang belakangan akhirnya terbit
pada 1952 dengan judul The Old Man
and the Sea ). Untuk salah satu trilogi-
nya, The Old Man and The Sea sukses
meraih Penghargaan Pulitzer di
Amerika tahun 1953 dan Nobel di
bidang sastra tahun 1954. Na mun kisah hidupnya yang paling
dikenang adalah nasib sial yang selalu menderanya. Dia
pernah mengalami luka-luka dalam dua kecelakaan pesawat
terbang secara berturutan. Lu ka-luka Hemingway sangat
serius; bahu kanannya, lengan dan kaki kirinya keselo, ia
mengalami gegar otak yang parah, untuk sementara waktuu
kehilangan daya penglihatan mata kirinya (dan daya
pendengarannya di telinga kiri), mengalami kelumpuhan
sphincter, tulang belakang, yang remuk, liver, spleen dan ginjal,
dan yang robek, serta mengalami luka bakar pada tingkat
pertama di wajah, kedua lengan dan kakinya. Ia luka parah sebulan kemudian dalam sebuah kecelakaan kebakaran semak,
yang membuat ia mengalami lu ka bakar pada tingkat kedua
pada kedua kakinya, dada, bibir, tangan kiri dan bagian atas
lengan kanannya. Akhirnya pada tanggal 2 Juli 1961 dia
menembak kepalanya sendiri dan langsung mampus, mirip apa
yang dilakukan oleh ayahnya, Clarence, yang mati dengan cara
yang sama.
4. Bila Jean-Paul Sartre me nolak hadiah Nobel tahun 1964,
Samuel Barclay Beckett , p enulis lakon Menunggu Godot
(Waiting for Godot ), tidak
menolak hadiah itu tetapi tidak
mau menghadiri upacaranya di
tahun 1969. Ia juga menolak
membuat pidato. Karya
Menunggu Godot (Waiting for
Godot) dinilai layak mendapat
Nobel karena dianggap sebagai
lakon yang sangat religius:
pengharapan yang tidak pernah
punah. Kepada sekretarisnya,
Beckett minta agar ia mengirim
sederetan nama-nama teman-
teman seniman lengkap dengan
nomor rekening mereka. Seluruh
jumlah hadiah itu dibagi-bagikan
kepada teman-tema nnya. Becket sendiri tidak sepeser pun
menggunakannya.
5. Salah satu penyair dan penulis besar yang
pernah dimiliki Rusia adalah Boris
Leonidovich Pasternak . Karya novel
epiknya yang sangat terkenal, Dr. Zhivago
adalah gambaran sebuah tragedi yang
peristiwanya terjadi di seputar masa terakhir
Kekaisaran Rusia dan hari-hari awal Uni
Soviet. Pada Oktober 1958, Pasternak
dianugerahi Hadiah Nobel dalam Sastra,
"untuk pencapaian pentingnya dalam puisi
lirik kontemporer dan di bidang tradisi epik Rusia." Pemerintah Uni Soviet, yang sangat tidak senang
dengan penggambaran kehidupan yang keras di bawah
komunisme dalam tulisannya, memaksanya menolak
Penghargaan tersebut dan mengeluarkannya dari Persatuan
Penulis Uni Soviet. Walaupun tak dikirim ke pembuangan atau
penahanan, semua terbitan te rjemahannya tertunda hingga
membuat dirinya jatuh miskin alias kere. Namun, tahukah Anda,
dulu Pasternak pernah mencob a masuk dinas militer dan
ditolak hanya karena gara-gara kakinya panjang sebelah?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar